Gambar Wanita Berjilbab Menurut Islam

Aktual.ID (Gambar Wanita Berjilbab) – Produk kecantikan saat ini telah menjamur di kalangan masyarakat. Pengguna produk-produk kecantikan tersebut juga semakin meningkat setiap harinya. Hal ini menimbulkan perspektif bahwa produk kecantikan merupakan sesuatu yang wajib digunakan oleh setiap wanita, baik wanita berjilbab maupun yang tidak berjilbab. Hal ini dapat diketahui melalui komentar-komentar di website produk kecantikan. Disana kita dapat melihat akun email dengan gambar wanita dan gambar wanita berjilbab. Tidak hanya wanita, banyak sekali kaum pria yang turut menggunakan produk kecantikan untuk merawat wajah dan kulitnya. Bahkan, beberapa wanita merasa tidak percaya diri jika tidak menggunakan produk kecantikan.

Produk kecantikan telah menjadi suatu keharusan dan tradisi. Keinginan untuk tampil menarik setiap waktu telah mendorong mereka untuk selalu menggunakan produk kecantikan tersebut. Hal ini juga berlaku untuk para selebritis tanah air. Dapat kita melihat dalam salah satu tayangan televisi yang dinamakan “KISS Ngegap”, disana kita dapat melihat bahwa hampir setiap artis yang “ke-gap” isi tasnya, mereka menunjukkan satu set alat kosmetik yang selalu mereka bawa kemanapun mereka pergi. Apakah hal ini wajar? Tentu wajar. Akan tetapi pengguna juga harus teliti dalam memilih produk kecantikan yang akan mereka gunakan. Mengapa? Seperti yang telah kita ketahui bersama, saat ini telah banyak beredar produk kecantikan yang mengandung bahan berbahaya seperti hydroquinone, propylene glycol, dan lain sebagainya. Bahan-bahan tersebut dapat memicu munculnya penyakit berbahaya di dalam tubuh, seperti kerusakan hati, ginjal, dan kanker.

Saat ini telah ada produk kecantikan yang memiliki label halal. Label halal ini membuat para pelanggan merasa tenang saat menggunakan produk ini. Dalam proses pemasarannya pun produk ini juga menggunakan wanita berjilbab sebagai model iklan. Gambar wanita berjilbab menghiasi “dinding” majalah dengan pose yang menonjolkan sisi cantiknya. Dengan demikian, produsen berharap dengan menggunakan wanita berjilbab sebagai model iklan, mereka dapat menampilkan kecantikan alami wanita, inner beauty, serta kejujuran. Namun, apakah pantas jika wanita berjilbab melakukan pose demikian? Bagaimana pAndangan agama mengenai fenomena ini?

Pandangan Agama Tentang Gambar Wanita Berjilbab Sebagai Model Iklan Menurut Islam

Gambar Wanita Berjilbab Menurut Islam, wanita diperbolehkan untuk turut bekerja membantu suami dalam mencari nafkah. Namun, harus dilihat terlebih dahulu jenis pekerjaannya. Pekerjaan yang diperbolehkan untuk dilakukan oleh kaum perempuan adalah pekerjaan yang memanfaatkan pengetahuan, keterampilan, maupun kecakapan yang dimiliki oleh wanita tersebut. Wanita tidak diperkenankan untuk melakukan pekerjaan yang menggunakan “fisik”, dalam hal ini maksudnya adalah keindahan fisik wanita. Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Al Qur’an surat Al Ahzab: 33, yang artinya “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu ……..”

Rasulullah juga menegaskan tentang pekerjaan yang boleh dilakukan oleh wanita. Hal ini tertulis di dalam Hadist riwayat Ahmad, yang berbunyi “Nabi SAW telah melarang kami dari pekerjaan seorang pelayan wanita kecuali yang dikerjakan dengan kedua tangannya. Beliau bersabda, “begini (dia kerjakan) dengan jari-jemarinya seperti membuat roti, memintal, atau menenun.” Dengan demikian, apakah gambar wanita berjilbab tetap layak terpampang berpose di majalah? Seperti yang tertera dalam firman Allah di atas, wanita sebenarnya tidak diperbolehkan berhias dan berpose bebas (seperti orang-orang Jahiliyah), apalagi wanita berjilbab yang notabenenya mereka telah memantabkan diri untuk lebih menutup diri dan mengikuti jalan Allah. Wanita berjilbab sebaiknya lebih selektif dalam memilih pekerjaan. Mereka harus mengingat bahwa mereka hanya dapat menggunakan pengetahuan, keterampilan, dan kecakapan mereka dalam bekerja.

Model Iklan Wanita Berjilbab yang Tidak Berpakaian Syar’i

Pakaian syar’i merupakan keharusan bagi setiap wanita. Tidak bisa dipungkiri bahwa pakaian syar’i sangat membantu wanita dalam melindungi diri dari pandangan “nakal” kaum pria serta sentuhan pria yang bukan muhrim. Penggunaan pakaian syar’i juga dapat melindungi wanita dari bahaya penyakit kulit yang bisa terjadi akibat pancaran sinar matahari yang langsung mengenai kulit. Dari ulasan tersebut dapat kita ketahui sedikit dari banyaknya manfaat pakaian syar’i.

Pakaian syar’i dapat diartikan sebagai pakaian yang menutup seluruh bagian tubuh, kecuali muka dan telapak tangan. Pengertian pakaian syar’i ini juga diperjelas melalui firman Allah dalam Al Qur’an surat An-Nur: 31 yang berbunyi “………Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, ……..”. Dengan ayat ini, sebenarnya bisa kita simpulkan bahwa yang dimaksud jilbab adalah kerudung yang menutup kepala hingga ke dada. Lalu, apakah jenis jilbab yang hanya menutup kepala saja bisa dikategorikan sebagai jilbab? Bahkan sekarang ini telah banyak beredar jilbab yang transparan. Memang benar jilbab tersebut menutup kepala hingga dada, namun karena sifatnya yang transparan pandangan orang dapat menembus dan melihat apa yang ada dibalik jilbab tersebut. Untuk itu, kita harus berhati-hati dalam memilih jenis jilbab yang akan kita kenakan. Sehingga, kita akan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan dan dapat tetap berjalan di jalan Allah.

Apakah model iklan berjilbab dan gambar wanita berjilbab di majalah menggunakan pakaian Syar’i? Sebagian besar dari mereka tidak menggunakan pakaian syar’i. Mereka menggunakan jilbab modifikasi yang tidak menutup dada. Bahkan, jika kita perhatikan baik-baik, mereka malah tampak seperti “penipu”. Mengapa demikian? Mereka benar-benar mengenakan jilbab, namun orang lain masih bisa melihat setiap lekuk tubuhnya.

Bagaimana Seharusnya Etika Wanita Berjilbab Saat Menjadi Bintang Iklan?

Tidak bisa dipungkiri jika menjadi bintang iklan juga memerlukan keterampilan yang mumpuni dalam bidang seni peran dan marketing. Mengapa demikian? Hal ini karena menjadi bintang iklan berarti Anda mencoba untuk memasarkan produk yang Anda iklankan. Jika Anda benar-benar seorang muslimah yang memegang teguh ajaran agama, Anda dapat mengikuti etika wanita berjilbab ketika menjadi bintang iklan. Lalu, apa saja etika yang harus diikuti?

Pertama, jika Anda wanita yang telah menikah, Anda harus mendapatkan ijin dari suami Anda. Kedua, Anda harus menghindari penipuan. Maksudnya adalah produk yang ditawarkan memang benar-benar memiliki kualitas bagus sesuai dengan bahasa promosinya. Ketiga, Anda harus menghindari untuk menjadi model iklan produk yang tidak halal. Keempat, Anda harus tetap menggunakan pakaian syar’i yang menutup seluruh tubuh serta jilbab yang menjulur hingga ke dada. Kelima, hindari melakukan pose yang “menggoda”. Gunakan keterampilan berbicara Anda untuk menarik pelanggan, bukan pose cantik Anda.

Lihat Juga : Foto Boneka Barbie dan Foto Orang Ganteng

Wanita berjilbab tampil di ruang publik saat ini memang menjadi fenomena alam. Gambar Wanita Berjilbab Menurut Islam juga sudah menjadi hal yang biasa yang bisa dilihat di majalah-majalah. Sebagai seorang wanita kita harus dapat memilih dan memilah apapun yang akan kita lakukan. Kita mulai dari diri kita sendiri dan semoga bisa menularkan kepada kaum wanita di sekitar kita.